Selasa, 10 April 2012

EVALUASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH

Evaluasi pembelajaran merupakan usaha-usaha terarah, terencana, dan sistematis untuk meneliti proses pembelajaran. Evaluasi pembelajaran disekolah sangatlah penting bagi peserta didik, dengan evaluasi yang dilakukan peserta didik dapat mengetahui apakah saja keterbatasan dana kelebihannya dalam memahami materi, selain itu evaluasi juga dapat menjadi tolak ukur guru terhadap peserta didik. evaluasi pada dasarnya dapat memberikan pertimbangan atau penilaian berdasarkan criteria tertentu, penilaian tersebut biasanya dikenal dengan asasemen, banyak ragam dari asasemen yang pada dasarnya sebagai pertimbangan guru untuk memberikan penilaian, yang seharusnya didasarkan pada kemampu peserta didik yang sesungguhnya.
Contoh kongkrit :
Pada saat ini system penilaian disekolah berdasar pada 3 aspek, yaitu :
a.Afektif, keaktifan siswa dalam proses pembelajaran.
b. kognitif, kemampuan siswa
c. psikomotorik, respon balik tentang penjelasan guru atau tidak.
Pada saat di kelas guru memberikan penjelasan tentang materi yang dibawakannya, dengan metode diskusi guru dapat melihat keaktifan peserta didik di dalam kelas, dalam diskusi setiap siswa pasti akan mempunyai argument yang akan menjadi respon balik terhadap penjelasan guru. Setelah guru memberikan penjelasan dan kemudian membuat diskusi kelas dengan cara berkelompok, guru akan dapat melihat dari 2 aspek diatas yaitu afektif dan psikomotorik. Dan kemudian dengan cara memberikan kuis setelah penjelasan dan diskusi guru dapat mengetahui kognitif peserta didik yang sesungguhnya, disini peserta didik diharuskan untuk berusaha sendiri tanpa kerja sama dengan peserta didik lain, guru biasanya membagi kelas menjadi 2 bagian, setengh di luar dan setengah di dalam (bergantian), hal itu dilakukan untuk dapat mengetahuai nilai murni dari peserta didik berdasarkan kemampuannya masing-masing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar